KUALA KURUN – Di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks, pembentukan karakter generasi muda menjadi prioritas utama. Menanggapi hal tersebut, Waka Polres Gunung Mas, Bapak Indras Purwoko, S.H., menekankan pentingnya bagi para pelajar untuk menjaga keseimbangan antara iman dan amal dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut beliau, pelajar bukan hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki spiritualitas yang kokoh.

Sebagai pelajar sekolah, iman dan amal merupakan dua hal yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan. Iman menjadi landasan dalam berpikir dan bertindak, sedangkan amal adalah wujud nyata dari keimanan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar yang memiliki iman kuat akan lebih mampu menjaga diri dari perbuatan negatif, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan berbuat baik. Sementara itu, amal yang baik akan mencerminkan kualitas iman seseorang, seperti bersikap jujur, disiplin, menghormati guru, dan peduli terhadap sesama.

Dalam suasana sekolah, pentingnya iman dan amal semakin terasa ketika para pelajar menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Mereka menyadari bahwa belajar tidak hanya tentang ilmu dunia, tetapi juga tentang memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Antusiasme ini menjadi tanda bahwa para pelajar memiliki keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.

Melihat semangat tersebut, beliau juga mengharapkan adanya majelis dan kajian khusus bagi pelajar di sekolah. Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan pada saat jam istirahat siang, setelah pelaksanaan sholat Zuhur berjamaah. Dengan waktu yang tepat dan suasana yang kondusif, para pelajar diharapkan dapat mengikuti kajian dengan lebih fokus dan khusyuk.

Majelis dan kajian ini nantinya akan menjadi wadah untuk menambah wawasan keislaman, memperkuat iman, serta membiasakan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mempererat kebersamaan antar pelajar dan menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan penuh nilai-nilai positif. Dengan demikian, diharapkan para pelajar mampu tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga beriman kuat dan beramal saleh dalam setiap langkah kehidupannya.